Halal Bi Halal PCNU Pelalawan dan JATMAN Riau di Ukui Perkuat Spiritual dan Memperkokoh Persatuan Dalam Membangun Negeri

Info Jatman Riau – Jajaran JATMAN Idaroh Wustha Riau hadir pada agenda Halal bihalal PCNU Kabupaten Pelalawan bersama JATMAN Provinsi Riau yang berlangsung khidmat di halaman Ponpes Khoirul Ulum, Desa Bukit Jaya, Kecamatan Ukui, Rabu, 15 April 2026. Hadir Rois dan Katib JATMAN Riau Kyai W Zainal Abidin dan Kyai Tohir didampingi Ustadz Ali dalam kegiatan ini.

Kegiatan yang berlansung usai ba’dah Dzuhur, itu dibuka oleh MC, dilanjutkan tilawah Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon oleh PAC Muslimat Ukui. Acara inti diisi tawassul/istighosah Mbah Kyai Sarofan, do’a yang dipimpin Rois Jatman Wustha Riau Kyai W Zainal Abidin, sambutan tuan rumah Mudir Jatman Idaroh Wustha Riau KH. Khairul Khudori, sambutan Bupati Pelalawan yang diwakili Staf Ahli, dan sambutan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K.

Mauidhoh hasanah disampaikan Ketua PCNU Pelalawan KH. Karmani, MH., dan kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB dalam suasana keakraban Halal Bi Halal.

“Kegiatan ini selain dalam rangka Halal Bi Halal bulan Syawal 1447 H./2026 M., momen silaturahmi dan saling bermaafan, juga sebagai upaya pentingnya memperkuat spiritual dan menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam membangun negeri untuk seluruh keluarga besar PCNU Pelalawan, di seluruh jajaran disemua tingkatan, baik lembaga maupun Banom yang ada”, demikian penyampaian Kyai W Zainal Abidin Rois Jatman Idaroh Wustha Riau disela-sela ramah tamah dan makan bersama setelah selesai acara.

Selain dari Jajaran Rois JATMAN Diaroh Wustha Riau dari Kota Dumai dan Pekanbaru, turut hadir pada acara tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Hukum & Politik dr. Endid Pratikno mewakili Bupati Pelalawan, Pengurus JATMAN Riau KH. Kudori, Ketua PCNU Pelalawan KH. Karmani, MH, Kabag Ren Kompol AZ. Rofiqi, SH, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K, Kasat Binmas AKP Harjanto Edy, S.H., M.H, Kapolsek Ukui AKP Ardi Surya Kusuma, S.T.K., S.I.K, dan Camat Ukui Joko Hadi SZ, S.K.M. Serta lurah dan kepala desa se-Kecamatan Ukui, Pengurus Cabang Muslimat Pelalawan, Pengurus Cabang Pemuda Ansor Gus Jayuli, Pengurus Anak Cabang Muslimat Ukui, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan jamaah serta santri putra dan putri yang berjumlah ±300 orang.

Kenapa Berthoriqoh Itu Penting?

Ajang Silaturahmi Pengurus Jatman Wustha Riau Momen Romadhon ke-21 Tahun 1447 H./2026 M. bersama Rois Jatman Wustha Riau Kyai W. Zainal Abidin, M.Pd., di Pondok Pesantren Al Amin Dumai, Rabu, 11 Maret 2026

Malam ke-22 Romadhon, Kyai Dr. Jamzuri, M.M., M.Pd., beserta rombongan dari kabupaten Rokan Hulu, Kyai Ahmad Mustafid Tremas, para alumni Ustadz M. Amin dan wali santri, serta jam’aah thoriqoh ikut hadir pada agenda silaturahmi malam ke-21 Romadhon tersebut.

“Kenapa berthoriqoh itu penting? Thoriqoh itu memiliki beberapa fungsi sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Di antaranya adalah sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan dan menuntun hati, serta sebagai jalan menuju kesempurnaan iman.” jelas Kyai W. Zainal disela-sela silaturahmi tersebut.

Perjalanan seorang hamba menuju Allah ibarat sebuah safar panjang. Ia membutuhkan bekal, kendaraan, dan tujuan yang jelas. Tanpa itu semua, ia akan tersesat di tengah jalan. Ulama besar Makkah, Sayyid Abu Bakar Syathā, menjelaskan bahwa jalan menuju Allah terbagi dalam tiga dimensi yang saling terkait: Syariat, Tarekat, dan Hakikat.

Perjalanan seorang hamba menuju Allah ibarat sebuah safar panjang. Ia membutuhkan bekal, kendaraan, dan tujuan yang jelas. Tanpa itu semua, ia akan tersesat di tengah jalan. Ulama besar Makkah, Sayyid Abu Bakar Syathā, menjelaskan bahwa jalan menuju Allah terbagi dalam tiga dimensi yang saling terkait: Syariat, Tarekat, dan Hakikat.

Beliau menegaskan:

“Syariat adalah ibarat kapal, tarekat adalah perjalanan dengan kapal itu, dan hakikat adalah sampai ke tujuan yang dituju.”

Tiga istilah ini bukan jalan yang terpisah, melainkan satu kesatuan: siapa pun yang ingin sampai kepada Allah tidak bisa meninggalkan salah satunya.

  1. Syariat: Fondasi Kehidupan Beragama

Syariat (الشريعة) adalah hukum-hukum lahiriah yang Allah turunkan untuk mengatur ibadah, muamalah, akhlak, dan segala urusan manusia. Ia adalah perintah dan larangan yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Allah berfirman:

“…Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu, dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (QS. Al-Jatsiyah: 18)

Tanpa syariat, agama kehilangan bentuk lahiriahnya.

Shalat, puasa, zakat, haji, halal-haram makanan, muamalah—semua itu adalah syariat.

Orang yang meninggalkan syariat tetapi mengaku mengenal Allah, hakikatnya hanyalah mengikuti hawa nafsu.

Imam al-Junaid al-Baghdadi berkata:

“Semua jalan tertutup kecuali bagi orang yang mengikuti jejak Rasulullah ﷺ.”

  1. Tarekat: Jalan Menyucikan Jiwa

Tarekat (الطريقة) secara bahasa berarti “jalan”. Dalam istilah tasawuf, ia adalah usaha seorang hamba untuk menjalani syariat dengan ikhlas, penuh kesungguhan, sambil membersihkan hati dari penyakit batin.

Allah berfirman:

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh (mujahadah) di jalan Kami, pasti akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. Al-‘Ankabut: 69)

Tarekat adalah mujahadah untuk menundukkan hawa nafsu, meninggalkan sifat tercela, dan menghiasi diri dengan akhlak mulia.

Dzikir, wirid, muraqabah (merasa diawasi Allah), muhasabah (introspeksi), sabar, syukur, tawakal—semua ini bagian dari tarekat.

Dalam tarekat, seorang murid biasanya dibimbing oleh guru mursyid yang telah menempuh jalan batin, agar terhindar dari jebakan hawa dan syetan.

Sayyid Abu Bakar Syathā menjelaskan:

“Tarekat adalah beramal dengan syariat secara ikhlas, menghiasi hati dengan ketaatan, dan membersihkannya dari kotoran hawa nafsu.”

Imam al-Ghazālī berkata:

“Tarekat tidak lain adalah menghidupkan batin syariat, agar amal tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga diterima di sisi Allah.”

  1. Hakikat: Buah dari Syariat dan Tarekat

Hakikat (الحقيقة) adalah sampainya seorang hamba pada ma‘rifatullāh, yaitu penyaksian batin terhadap keagungan Allah. Ia bukan ajaran baru, melainkan buah dari kesungguhan menjalankan syariat melalui jalan tarekat.

Allah berfirman:

“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu al-yaqīn (kematian).” (QS. Al-Hijr: 99)

Hakikat bukan berarti meninggalkan syariat, tetapi merasakan inti dan ruh di balik syariat itu sendiri.

Orang yang shalat dengan hakikat, ia tidak hanya menggerakkan tubuh, tetapi juga hatinya hadir di hadapan Allah.

Orang yang berzikir dengan hakikat, lisannya berucap dan hatinya tenggelam dalam cahaya Allah.

Sayyid Abu Bakar Syathā:

“Hakikat adalah sampainya hati seorang hamba kepada Allah setelah ia menunaikan syariat dan menempuh jalan tarekat.”

Ibnu ‘Atha’illah al-Iskandari berkata dalam Hikam:

“Amal adalah pohon, tarekat adalah cabang, dan hakikat adalah buah. Tidak ada buah tanpa pohon, dan tidak ada pohon tanpa buah.”

Hubungan Syariat – Tarekat – Hakikat

Sayyid Abu Bakar Syathā memberikan perumpamaan:

Syariat = pohon

Tarekat = cabang dan daun

Hakikat = buah

Jika hanya ada pohon tanpa buah → tidak sempurna.

Jika ingin buah tanpa menanam pohon → mustahil.

Jika hanya merawat daun tanpa pohon → sia-sia.
Inilah inti pesan beliau:

Orang yang berpegang pada syariat tanpa memperhatikan batin, amalnya kering.

Orang yang mengaku hakikat tanpa syariat, sesat.

Orang yang menggabungkan syariat, tarekat, dan hakikat → dialah yang berjalan di atas jalan para salafush shalih.

Refleksi Kehidupan

  1. Syariat menjaga lahir → ibadah, halal-haram, akhlak.
  2. Tarekat mendidik batin → ikhlas, sabar, tawakal, dzikir.
  3. Hakikat membuahkan ma‘rifat → hati yang tenang bersama Allah, cinta kepada-Nya lebih dari apapun.

Imam Malik rahimahullah berkata:

“Barang siapa bertasawuf tanpa fiqh (syariat), maka ia zindiq. Barang siapa berfiqh tanpa tasawuf, maka ia fasik. Dan barang siapa menggabungkan keduanya, maka ia sampai kepada kebenaran.”

Penutup

Nasihat Sayyid Abu Bakar Syathā adalah pengingat bahwa jalan menuju Allah tidak pernah cukup hanya dengan syariat lahiriah, atau hanya dengan latihan batin semata, tetapi harus menyatu antara syariat, tarekat, dan hakikat. Syariat memberi kerangka amal sedangkan tarekat memberi ruh amal.

Program Berbagi Takjil, diantara 4 Program Romadhon Berbagi Kebahagiaan UPZ WP Al Amin Dumai Mitra DEW Wizstren Riau

PROGRAM BERBAGI TAKJIL ROMADHON BERBAGI KEBAHAGIAAN

Update Terkini Donasi : Senin, 09 Maret 2026 Romadhon ke-19 1447 H.

Total Penghimpunan Donasi Rp. 3.398.569,- untuk 226 Paket Takjil, sisa Rp. 8.569,- masih kekurangan 74 Paket dari target 300 Paket Berbagi Takjil Untuk Meraih Berkah Romadhon. Terlampir Donasi Yang Terhimpun Program Berbagi Takjil :

  1. Bp. Firman dan Keluarga Dumai Rp. 150.000,- 10 Paket Saldo awal 05/03/2026, Tunai
  2. Bp. Teguh Riyanto Bagan Keladi Rp. 30.000, 2 Paket, Tgl. 05/03/2026
  3. Bp. Nirwan Purnama Sumatera Barat Rp. 90.000, 6 Paket, Tgl. 05/03/2026
  4. Sdr. Febri Rahmandika Putra Purnama Rp. 100.000, 6 Paket, Tgl 05/03/2026 Sisa Rp. 10.000,
  5. Sdri. Arin Anna Biila Bagan Keladi Rp. 150.000, 10 Paket, Tgl. 06/03/2026
  6. Bp. Nurul Israk ( Om Yok ) Pekanbaru Rp. 75.000,- 5 Paket, Tgl. 06/03/2026
  7. Sdri. Dian Hidayah Ponorogo Rp. 50.000,- 3 Paket, Sisa Rp. 5.000,- Tgl. 06/03/2026
  8. Bp. Kusnadi Pekanbaru Rp. 150.000,- 10 Paket, Tgl. 06/03/2026
  9. Bp. Mukhsin Purnama Rp. 150.000,- 10 Paket, Tgl. 06/03/2026
  10. Bp. Alex Mandar Putra Pekanbaru Rp. 150.000,- 10 Paket, Tgl. 06/03/2026
  11. Bu Rima Fitria Adiati Bogor Rp.300.000,- 20 Paket, Tgl. 06/03/2026
  12. Orang Tua Jihan Bagan Keladi Rp. 250.000, Tgl. 06/03/2026, Tunai
  13. Orang Tua Rasyid Bagan Keladi Rp. 30.000, tgl. 06/03/2026, Tunai.
  14. Orang Tua Subhan Bagan Keladi Rp. 50.000, Tgl. 06/03/2026, Tunai.
  15. Bu Suhaini Bagan Keladi Rp. 200.000,- Tgl. 06/03/2026
  16. Bp. Afri Mas Doni Purnama Rp. 60.000,- Tgl. 07/03/2026
  17. Bu Nina Belanda ( Jumiyati Binte M ) Bank Sahabat Soempurna Rp. 943.569,- Tgl. 07/03/2026
  18. Bp. Marzuki Pekanbaru Rp. 45.000,- Tgl. 08/03/2026
  19. Bu Rezki Rochmayani Jakarta Rp. 75.000,- Tgl. 08/03/2026
  20. Bu Firqin Indallah Albayani Dumai Rp. 200.000,- Tgl. 08/03/2026
  21. Bp. Hasan Basri Usman Dumai Rp. 150.000,- Tgl. 09/03/2026
J
um’at Sore, 06 Maret 2026 Romadhon ke- 16 Malam ke- 17 Tahun 1447 H.

Berupa Barang Acara Buka Bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an, Jum’at, 06 Maret 2026 :

  1. Bu Anjelin Dumai : Lupis 50 Pack
  2. Orang Tua Zaki Purnama : Empek Empek 13 Pack @ Rp. 5.000,-
  3. Orang Tua Pandu Simpang Tetap : Kue Basah 1 Paket ( Isi 50 Jajan Pasar )
  4. Orang Tua Fatiya / Fadlan Bagan Keladi : Kue Basah 1 Paket ( Isi 30 Jajan Pasar )

Program Peduli Guru Al-Qur’an Pondok Pesantren, diantara 4 Program Romadhon Berbagi Kebahagiaan UPZ WP Al Amin Dumai Mitra DEW Wizstren Riau

PROGRAM ROMADHON BERBAGI KEBAHAGIAAN : PEDULI GURU AL QUR’AN PESANTREN

Update Donasi Terhimpun Hingga Kamis, 05 Maret 2026 Romadhon ke-15 1447 H., sebagaimana terlampir.

Update Rabu, 11 Maret 2026 – Total Donasi Masuk sebesar Rp. 11.350.000, masih kekurangan Rp. 2.650.000,- dari kebutuhan Sebesar Rp.14.00.000,-. Data Donasi Terlampir berikut :

  1. Total Rekap 05 Maret 2026 Rp. 7.500.000,-
  2. Bp. Rahmat Jakarta Rp. 350.000, BSI Infaq UPZ, Tgl. 06/03/2026
  3. Bp. Moch Irsan Ali Jakarta Rp. 250.000, BSI Infaq UPZ, Tgl. 06/03/2026
  4. Haji Sumarna Jakarta Rp. 1.000.000, BSI Zakat UPZ, Tgl. 07/03/2026
  5. Bu Dona Fitri Illahi Dumai Rp. 250.000, BSI Infaq UPZ, Tgl. 08/03/2026
  6. Bu Ermianis Dumai Rp. 1.000.000, BSI Infaq UPZ, Tgl. 10/03/2026
  7. Bp.Djono Albar Burhan an. DPW Apkasindo Riau, BSI Infaq UPZ, Tgl. 11/03/2026
Dokumentasi Foto Beberapa Guru Al Qur’an Pondok Pesantren Al Amin Dumai, Kamis, 05 Maret 2026
Dokumentasi Kegiatan Sima’an Tahfidz Al Qur’an Bersama 2 Orang Guru Khusus Hafal Al Qur’an Ponpes Al Amin

Singkong Menjadi Bagian Ekonomi Kreatif Santripreneur Al Amin Dumai Berbasis Kearifan Lokal Mendukung Ekonomi dan Keuangan Syariah di Provinsi Riau Sejak Tahun 2004

Program Berkah Sedekah Listrik Santri : Listrik Menyala Santri Mengaji, Pahala Mengalir Tanpa Henti

Info Sedekah Listrik Santri – Laporan Infaq Listrik Pondok Pesantren Al Amin Dumai

Program Berkah Sedekah Listrik Santri Februari 2026

Rekap Total Tagihan Listrik dan Kebutuhan Penerangan :

  1. Listrik an. Madrasah Al Amin Rp. 1.060.800,- Lunas Tanggal 15-02-2026
  2. Listrik an. Ponpes Al Amin Dumai Rp. 1.444.800,- Lunas Tanggal 13-02-2026
  3. Pembelian Lampu Musholla Pondok, MDTA, RA dan Asrama Rp. 1.450.000,-
    Total Jumlah Pengeluaran Rp. 3.955.600.-

Update Donasi Terkini

Sabtu, 14 Februari 2026 – Dana Masuk Sampai Saat ini Sebagai berikut :

  1. Saldo lalu Rp. 137.900,- tanggal 02-02-2026
  2. Bapak Ratama Sandhi Yuswia Jakarta, Rp. 500.000,- tanggal 02-02-2026
  3. Operasional Pondok Rp. 500.000,- tanggal 06-02-2026
  4. Bapak Munir Abd Rahman Den Haaq Rp. 350.000,- tanggal 13-02-2026
  5. Bapak H. Wisnu Handana Pekanbaru Rp. 1.000.000.- tanggal 13-02-2026
  6. Bapak Hermanu Prabowo Jakarta Rp. 250.000,- 14-02-2026
  7. Bapak Andry Irawan Dumai Rp. 1.000.000,- tanggal 14-02-2026
  8. Ustadzah Melsy, Ustadzah Halimah, Ustadzah Amelia Rp. 115.000,- tanggal 14-02-2026
  9. Ustadz Wincky Rp. 50.000,-tanggal 15-02-2026
  10. Total Dana Masuk Rp. 3.902.900,-

Rekap Donasi Terkini

Total Dana Masuk Rp. 3.902.900,-
Total Pengeluaran Rp. 3.955.600.-
Total Kekurangan Rp. 52.700,-

Laporan Program Berkah Sedekah Listrik Santri Bulan Januari 2026

Terlampir Laporan Program Berkah Sedekah Listrik Santri Bulan Januari 2026

Laporan Program Berkah Sedekah Listrik Santri Bulan Desember 2025

Terlampir Laporan Program Berkah Sedekah Listrik Santri Bulan Januari 2026

Kunjungan Hypermart Pekanbaru ke Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai : Sinergi Mengangkat Ekonomi Masyarakat Petani Memperkuat Basis Ekonomi dan Keuangan Syari’ah Riau

Info Pesantren Riau – Management Hypermart Pekanbaru, Bu Mei, Bu Siska didampingi seorang pegawai dari Hypermart melakukan berkunjung ke Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin pada Kamis, 22 Januari 2026 dalam rangka silaturahmi dan melihat langsung produk dan kegiatan usaha yang ada di Pondok Pesantren Al Amin Dumai.

Santripreneur Sawit Al Amin Dumai diawal Tahun 2026 Dengan Semangat Ekosistem Dalam Pengembangan Ekonomi Syariah Berbasis Kearifan Lokal Lakukan Edukasi Produk Hilirisasi Sawit Untuk Bahan Dasar Sabun dan Kosmetik

Santripreneur Sawit-Dumai-Riau-Indonesia – Minyak dari Inti Sawit / Kernel Sawit / PKO hasil salah satu mesin press oil bantuan usaha badan Usaha Milik Pesantren Kemenag RI Tahun 2025 ke Ponpes Al Amin Dumai Sebagai bahan dasar pembuatan sabun dan kosmetik produk Santripreneur Sawit dari bahan bahan yang berasal dari kearifan lokal yang ada di sekitar Ponpes ; produk sawit dan lain-lain. Selain itu juga sebagai wahana edukasi atas kebaikan sawit. Rabu, 21/01/2026

Bantuan Bumtren Kemenag RI 2025 Perkuat Kegiatan Produksi Santripreneur Sawit Dalam Ekosistem Kopontren Al Amin Dumai Berbasis Ekonomi Syari’ah

Dumai Riau Info Pesantren – Tim Olahan Hilirisasi Sawit yang di Ketuai oleh KH. Dr. Jamzuri beserta Tim Produksi ( Guru dan Santri Wustha/SMP dan Aliyah/SMA Ponpes Al Amin). Upaya Mengenalkan Manfaat dan memaksimalkan kearifan lokal Kelapa Sawit untuk bahan kebutuhan sehari-hari dalam ekosistem Bumtren Kopontren Al Amin Dumai bersama Ponpes Yazid Rokan Hulu dan Ponpes Al Majidiyah Rokan Hilir. Terima kasih Dukungan Kemenag RI melalui Program Bantuan Bumtren 2025 Sangat Bermanfaat Mendukung Program Hilirisasi Sawit dan Produk Kearifan Lokal lainnya,

Pesan Rois Jatman Wustha Riau : Urgensi Nilai Keikhlasan Untuk Memperkokoh Jiwa Juang Prajurit Lanal Dumai Dalam Momen Malam Tahun Baru 2026

Dumai, Jatman Wustha Riau- Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Abdul Haris beserta seluruh Perwira, Prajurit, PNS dilingkungan Lanal Dumai mengadakan kegiatan Tasyakuran dan Do’a Bersama Menyambut Tahun Baru 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dermaga Lanal Dumai Bangsal Aceh Dumai pada hari selasa, 30 Desember 2025 dengan mengundang KH. W. Zainal Abidin selaku Rois Jatman Wustha Riau yang juga Pimpinan Ponpes Al Amin Dumai sebagai penceramah dan yang memimpin do’a bersama.